Seorang anak kecil  bernama Udin, hendak berangkat mengaji di masjid desa sebelah. Udin sudah  tiba sebelum maghrib dan  sholat maghrib disana. Kebetulan pelajaran hari ini adalah menghafal do’a sehari-hari. Dimasjid Udin diajarkan do’a sebelum makan dan berulang-ulang Udin dites hafalannya sampai lancar hafalannya.

Setelah selesai mengaji Udinpun pulang. Berhubung rumah Udin jauh dari tempat mengaji. Ia terpaksa pulang sendirian dan tibalah ia melewati rumah kosong yang terkenal angker.

Saat melewati rumah tersebut, langkahnya langsung terhenti saat didepannya ada bayangan putih berada tepat didepannya.

Persaan Udin tidak karuan, kaget campur takut. Ia pun bingung apa yang harus ia lakukan. Jika ia harus balik ke masjid, jaraknya  sudah cukup jauh dan tidak memungkinkan untuk kembali. Terpaksa ia harus menghadapinya.

Akhirnya tanpa pikir panjang  dengan terpaksa dan keberaniannya udinpun berteriak

“ALLAOHUMMA BARIKLANA PIMA ROZAQTANA WAQINA ADZAA BANNAR” (Do’a yang diajarkan ustadz tadi dimasjid)

Dan tidak disangka bayangan putih pun langsung lari dan berkata

“BUSYEET, SEUMUR UMUR JADI SETAN, BARU KALI INI GUA MAU DIMAKAN SAMA ANAK KECIL”

wkwkwkwk